Bismillahirrohmanirrohim
Bagi
kalian yang akan menghadapi ujian nasional pastinya membutuhkan trik-trik dan
Strategi dalam menghadapinya kan ,Simak dengan cermat yah 21 trik-trik yang aku tulis dibawah ini. “SEMOGA
BERMANFAAT” AAMIIN
1. Hadapilah ujian dengan
tenang dan proporsional
Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.
2. Bersikaplah proaktif
Proaktif adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam menghadapi UAN. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal yang telah ditentukan, justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan 7,01 atau 8,01 sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.
3. Buatlah rencana
Menghadapi ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Dari sekian banyak bahan pelajaran yang harus dipelajari dipilah-pilah antara bahan UAN dari pusat dengan bahan ujian dari sekolah. Antara bahan kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga, pelajaran hitungan dan hafalan, sehingga dapat dipelajari dengan teratur dan sistematis. Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal dengan cara teratur dan sistematis.
4. Perbanyaklah baca dan latihan soal
Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh lembaga bimbingan belajar adalah para siswa banyak berlatih memecahkan soal-soal dengan cepat. Kita dihadapkan pada soal-soal yang harus dijawab dan dipecahkan dengan tepat. Dengan sering kita berlatih maka kita terbiasa dan terlatih, sehingga tidak cemas atau grogi dalam menghadapi soal (ujian).
5. Belajar kelompok
Belajar kelompok merupakan salah satu cara yang dapat dipakai para siswa untuk berbagi dengan teman yang lain dalam memecahkan soal dan saling menguatkan motivasi belajar dan prestasi. Para siswa daripada banyak bermain dan membuang-buang waktu dengan percuma, manfaatkanlah dengan cara belajar berkelompok dengan teman di sekolah atau di sekitar tempat tinggal kita.
6. Efektifkan belajar di sekolah
Masih terdapat siswa yang datang ke sekolah dan hadir di kelas dengan alakadarnya atau sekadar hadir, tidak mengoptimalisasikan semua potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dalam daya serap materi maupun prestasinya. Padahal jika dimaksimalkan, niscaya hasilnya akan lebih bagus kalaupun tidak ditambah dengan les-les yang lain di luar jam sekolah. Pada umumnya, para siswa kurang menggunakan kemampuan nalarnya dalam belajar, baru sebatas menghafal. Siswa juga masih kurang untuk bertanya, berdialog bahkan berdebat dengan gurunya. Padahal kemampuan bertanya salah satu upaya untuk memperkuat pemahamaman atau pengertian dan keterampilan belajar.
7. Mohon doa restu dari orang tua
Yakinlah bahwa jika kita lulus maka orang tua kita akan senang dan bangga. Jadikanlah perjuangan menghadapi UN tahun ini sebagai ajang untuk mempersembahkan yang terbaik kepada kedua orang tua kita tercinta. Mohon doa restulah pada orang tua agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Kedua orang tua kita akan dengan senang mendoakan putra-putrinya yang sedang berjuang menghadapi UAN.
Adalah sombong yang beranggapan bahwa keberhasilan kita semata-mata usaha dan kerja keras kita sendiri tanpa keikutsertaan Sang Pencipta. Untuk itu dengan segala kerendahan diri dan hati di hadapan-Nya, kita panjatkan doa agar diberi kelulusan, kesehatan dan kemudahan dalam menghadapi ujian nanti. Tuhan Mahatahu dan tentu akan mendengarkan dan mengabulkan doa hamba-hambanya. 1. Belajar
Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.
2. Bersikaplah proaktif
Proaktif adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam menghadapi UAN. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal yang telah ditentukan, justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan 7,01 atau 8,01 sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.
3. Buatlah rencana
Menghadapi ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Dari sekian banyak bahan pelajaran yang harus dipelajari dipilah-pilah antara bahan UAN dari pusat dengan bahan ujian dari sekolah. Antara bahan kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga, pelajaran hitungan dan hafalan, sehingga dapat dipelajari dengan teratur dan sistematis. Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal dengan cara teratur dan sistematis.
4. Perbanyaklah baca dan latihan soal
Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh lembaga bimbingan belajar adalah para siswa banyak berlatih memecahkan soal-soal dengan cepat. Kita dihadapkan pada soal-soal yang harus dijawab dan dipecahkan dengan tepat. Dengan sering kita berlatih maka kita terbiasa dan terlatih, sehingga tidak cemas atau grogi dalam menghadapi soal (ujian).
5. Belajar kelompok
Belajar kelompok merupakan salah satu cara yang dapat dipakai para siswa untuk berbagi dengan teman yang lain dalam memecahkan soal dan saling menguatkan motivasi belajar dan prestasi. Para siswa daripada banyak bermain dan membuang-buang waktu dengan percuma, manfaatkanlah dengan cara belajar berkelompok dengan teman di sekolah atau di sekitar tempat tinggal kita.
6. Efektifkan belajar di sekolah
Masih terdapat siswa yang datang ke sekolah dan hadir di kelas dengan alakadarnya atau sekadar hadir, tidak mengoptimalisasikan semua potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dalam daya serap materi maupun prestasinya. Padahal jika dimaksimalkan, niscaya hasilnya akan lebih bagus kalaupun tidak ditambah dengan les-les yang lain di luar jam sekolah. Pada umumnya, para siswa kurang menggunakan kemampuan nalarnya dalam belajar, baru sebatas menghafal. Siswa juga masih kurang untuk bertanya, berdialog bahkan berdebat dengan gurunya. Padahal kemampuan bertanya salah satu upaya untuk memperkuat pemahamaman atau pengertian dan keterampilan belajar.
7. Mohon doa restu dari orang tua
Yakinlah bahwa jika kita lulus maka orang tua kita akan senang dan bangga. Jadikanlah perjuangan menghadapi UN tahun ini sebagai ajang untuk mempersembahkan yang terbaik kepada kedua orang tua kita tercinta. Mohon doa restulah pada orang tua agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Kedua orang tua kita akan dengan senang mendoakan putra-putrinya yang sedang berjuang menghadapi UAN.
Adalah sombong yang beranggapan bahwa keberhasilan kita semata-mata usaha dan kerja keras kita sendiri tanpa keikutsertaan Sang Pencipta. Untuk itu dengan segala kerendahan diri dan hati di hadapan-Nya, kita panjatkan doa agar diberi kelulusan, kesehatan dan kemudahan dalam menghadapi ujian nanti. Tuhan Mahatahu dan tentu akan mendengarkan dan mengabulkan doa hamba-hambanya. 1. Belajar
8. Belajar
cerdas
Belajar
yang cerdas bisa jadi pilihan. Ada kerja keras, ada juga kerja cerdas. Dalam
hal belajar pun sama saja, belajar keras atau belajar cerdas? akan sangat
optimal apabila kerja keras dan kerja cerdas kita kombinasikan.
9. Hafalan
Mungkin
ada yang sangat kesulitan ketika harus berhadapan dengan urusan hafal
menghafal. Iya, itu dapat dimaklumi, karena memang kelebihan dan kelemahan
orang itu memang berbeda-beda. Tidak bisa disalahkan juga. Tetapi jika mau
menerapkan triknya, sepertinya kesulitan dalam menghafal akan dapat diatasi.
10.
Kurangi porsi bermain
Terkadang
hal ini juga sangat sulit dilakukan. Padahal waktu ujian sudah semakin dekat,
eh aktifitas bermainnya bukannya dikurangi tapi malah ditambah. Wah, kalau yang
model begini memang jangan sampai ditiru. Tidak sedikit orang tua yang sampai
dibuat pusing karena hal ini. Padahal sudah merasa berulangkali memberikan
peringatan kepada anak-anaknya untuk mengurangi bermaain dan banyak belajar
karena ujian segera datang tetapi tidak pernah digubris oleh sang buah hati. Hal
ini perlu kalian sadari dan perhatikan. Munculkan kesadaran dalam diri bahwa
apalah arti bermain-main bila dibandingkan penyesalan jika nanti nilai hasil
ujiannya jeblok bahkan maaf "tidak lulus". Toh sehabis ujian
bermain-main masih bisa dilakukan, kapanpun masih tetap bisa bermain. Tetapi
kalau ujian, hanya diselenggarakan 1 kali dan pada waktu yang sudah ditentukan.
Sadari hal ini.
11.
Ikut les
Biasanya
banyak sekli para orang tua yang memiliki kesadaran diri yang tinggi dengan
didukung kemmpuan finansial yang menunjang banyak yang memasukkan /
mengikutsertakan buah hati mereka di lembaga-lembaga yang menyediakan fasilitas
les ini. Bahkan ada juga yang les privat di rumah. Nah, dengan mengikuti les
ini, akan ada trik dan tips tertentu yang sangat membantu para siswa dalam
menghadapi ujian nantinya. Bagaimana, apakah kalian juga sudah ikut les?
12.
Matematika
Momok
menakutkan bagi kebanyakan siswa peserta ujian adalah mata pelajaran
matematika. Kuasai rumus-rumus dan rajin berlatih mengerjakan soal adalah
kuncinya. Karena, omong kosong belajar matematika tanpa dibarengi dengan
latihan. Dengan seringnya berlatih mengerjakan soal, biasanya akan lebih mudah
ingat kembali ketika waktu ujian muncul soal yang pernah dikerjakan pada waktu
latihan. Tidak cuma matematika, mata pelajaran eksak yang lain juga sama saja,
kuasai rumus dan diperbanyak porsi mengerjakan latihan soalnya.
13.
Bagi yang sudah berpacaran, harap maklum jika putus sementara karena ujian,
atau sekalian putus beneran saja ya?
Bukan
rahasia lagi jika ABG jaman sekarang sudah menjalin hubungan pacaran. Nah,
seringkali banyak yang konsentrasi belajarnya menjadi kacau karena efek pacaran
ini. Bilangnya belajar di kamar, eh setelah di cek oleh ayah ibu ke kamar, lho
kok malah sms an, BBM an, asyik ngobrol via handphone. Wah, apa tidak parah
kalau hal ini terjadi? lupakan dulu urusan pacaran, fokuskan diri kamu untuk
menghadapi ujian. Apa sekalian putus beneran saja ya biar nggak ngeganggu? hmm
kalau itu,, ya terserah kamu sendiri. Intinya fokuskan ujian lupakan dulu
aktivitas pacaran.
14.
Fokus
Usahakan
untuk bisa fokus dlam menghadapi ujian. Jangan selengekan. Siapa yang serius
dan bersungguh-sungguh, dia pasti akan menuai hasilnya. Ingat, "man jadda
wa jada".
15.
Belajar kelompok bersama teman-teman
Bisa
juga jika memang hal ini cocok bagi kalian. Saling sharing satu dengan yang
lainnya akan dapat memecahkan persoalan yang mungkin tidak bisa diselesaikan
pada waktu belajar sendirian di rumah.
16.
Jaga kondisi kesehatan badan
Persiapan
dalam menghadapi ujian terkadang memaksa para siswa sering melek pada malam
hari, jadi kurang tidur. Oleh karena itu, kalian harus pintar-pintar menjaga
kondisi kesehatan dan kebugaran badan kalian. Bayangkan saja jika sudah
mati-matian mempersiapkan diri menghadapi ujian, eh waktu hari H ujian tiba
justru malah sakit dan masuk rumah sakit. Apa tidak rugi dua kali namanya?
ingat, jaga kondisi badan kalian ya.
17.
Percaya diri
Kalian
harus percaya diri ketika mengerjakan soal-soal ujian. Jangan mudah goyah
karena pengaruh kanan kiri. Bisa jadi kan ada teman yang usil waktu ujian.
Intinya pede saja, yakinlah pada diri sendiri.
18.
Tenang saja badai pasti berlalu
Kalian
harus tenang. Karena tenang ketika menghadapi masalah lebih baik hasilnya dibandingkan
dengan mereka yang kacau dan tergesa-gesa dalam menghadapi ujian. Buat kondisi
mu senyaman mungkin.
19.
Lebih baik tidur pada saat malam menjelang ujian
Setelah
sejak jauh-jauh hari melakukan berbagai persiapan yang panjang dalam rangka
menghadapi ujian, lebih disarankan untuk memilih tidur saja pada saat malam
ujian. Karena dengan tidur yang cukup, akan lebih baik bila dibandingkan mereka
yang mengerjakan ujian sambil nahan kantuk karena malamnya tidak tidur atau
kurang tidur.
20. Minta ijin dan pamit
kepada orang tua sebelum berangkat ujian, bapak dan ibu minta doanya.
Doa
orang tua adalah salah satu kunci kesuksesan terbesar. Jadi, minta kepada bapak
ibu klaian masing-masing agar ujian kalian dapat dilewati dengan mudah. Doa ibu
sangatlah manjur. Ingat, surga ada di telapak kaki ibu.
21.Tingkatkan
ibadah dan doa kepada Tuhan YME
Pernah
mendengar istilah, "manusia hanya bisa berencana, tetapi Tuhanlah yang
menentukan?" iya, kalian wajib memohon kepada Tuhan YME agar senantiasa
diberikan kemudahan dan pertolonganNya agar ujian kalian dimudahkan dan
diberikan hasil yang terbaik.
SEMOGA SEMUA ‘LULUS ’’100 % DENGAN NILAI YANG MEMUASKAN AAMIIN
GANBATE
FIGHTING yahhh
ya Smoga yang koment ini selmaat dunia akhirat AAMIIN
BalasHapus